Mari Berinternet Sehat

Selasa, 07 Juli 2015

  Internet merupakan sebuah jaringan komunikasi dan informasi global. Dengan menggunakan internet kita akan memperoleh berjuta manfaat, misalnya berkorespondensi dengan rekan, relasi, sahabat dan handai taulan di seluruh penjuru Indonesia bahkan dunia dengan mudah, murah dan cepat. Kita juga dapat leluasa mendapatkan data dan informasi untuk membantu tugas sekolah/kampus atau pekerjaan, mendapatkan informasi/berita nasional maupun mancanegara, mencari pekerjaan atau beasiswa, mengumpulkan berbagai resep makanan, ilmu kesehatan, agama dan ilmu lainnya hingga memperluas jaringan pertemanan dan bisnis.

Tentu saja tidak seluruh isi di internet dapat bermanfaat, karena ada saja materi yang bersifat negatif di internet ataupun yang dikirim/terkirim melalui internet. Contoh situs pornografi, perjudian, kekerasan (sadisme) dan rasialisme. Belum lagi dengan aneka macam program jahat (virus, worm, trojan horse, spyware) yang dapat mencuri bahkan merusak data di komputer, serangan email sampah (spam), penipuan, pelanggaran privasi hingga pelecehan seksual.
 
Namun demikian, jika kita memiliki pemahaman yang relatif cukup tentang internet serta didukung kedewasaan dalam memilih dan memilah hal yang baik dan buruk, maka kita dapat memaksimalkan dampak positif internet dekaligus meminimalkan dampak negatifnya.

Semua pihak seperti orang tua, guru, komunitas (termasuk pengelola warung internet, lembaga pelatihan dan lain-lain) diharapkan dapat berandil dalam membantu, menyediakan atau menyelenggarakan internet yang aman dan nyaman bagi anak, remaja atau siswa didik dengan melaksanakan hal berikut :

orang tua harus tetap mendampingi anaknya ketika mereka berinternet di rumah guru harus senantiasa membimbing siswa didiknya agar dapat berinternet dengan baik dan benar saat di sekolah komunitas harus bahu membahu dalam mengedukasi masyarakat tentang internet sehat,  anak, remaja dan siswa didik diharapkan dapat belajar bertanggung jawab atas perilaku mereka sendiri, termasuk ketika menggunakan internet tentunya dengan bimbingan dan arahan orangtua, guru dan komunitas.

6 (enam) Langkah Berinternet Di Tengah Keluarga :

Pertama, jika di rumah kita terdapat anak di bawah umur, gunakan internet bersama dengan anggota keluarga lain yang lebih dewasa. Tempatkan komputer di ruang keluarga atau di tempat yang mudah diawasi oleh orangtua. Jika diperlukan beri penjadwalan/pembatasan waktu untuk anak dalam menggunakan internet.

Kedua, pelajari sarana komunikasi dan kandungan informasi yang ditawarkan oleh internet.

Ketiga, berikan pengertian kepada seluruh anggota keluarga untuk tidak menanggapi/ menjawab setiap email ataupun private chat dari orang yang tak dikenal, termasuk tidak membuka file kiriman (attachment) dari siapapun dan dalam bentuk apapun.

Keempat, pertegaslah kepada anak untuk tidak memberikan data pribadi/keluarga, alamat rumah/sekolah, nomor telepon, tanggal lahir, password dan data diri lainnya kepada orang yang tak dikenal. Ataupun saat mengisi informasi data diri di situs personal, blog atau situs lainnya di internet.

Kelima, mintalah kepada anak di bawah umur untuk segera meninggalkan situs yang tidak pantas atau membuat mereka tidak nyaman, baik disengaja atau tidak sengaja terbuka. Bujuk lah agar mereka terbiasa bercerita kepada kita tentang segala sesuatu yang mereka temui di internet.
Keenam, tegaskan kepada anak maupun remaja di rumah kita untuk tidak gegabah merencanakan pertemuan langsung (face to face) dengan seseorang yang baru mereka kenal di internet. Jika memang bersikeras untuk tetap bertemu maka harus dipastikan ada orang dewasa yang menemani dan pertemuan dilakukan di ruang umum/publik.   
* Diambil dari Buku Internet Sehat (Kementrian Kominfo, 2008)

Tagged Mari Berinternet Sehat

Lainnya :